
Uji acak By-Band-Sleeve di Inggris membandingkan bypass lambung, gastric banding, dan sleeve gastrectomy. Ringkasan hasil 3 tahun dan keterbatasannya.
Operasi bariatrik mana yang paling efektif? Sebagian besar perbandingan bypass lambung, sleeve gastrectomy, dan gastric banding yang dapat disesuaikan berasal dari data observasional atau uji kecil. Uji By-Band-Sleeve, terbit di The Lancet Diabetes & Endocrinology tahun 2025, adalah salah satu perbandingan acak terbesar dari ketiga prosedur. Artikel ini merangkum hasil 3 tahunnya serta apa yang dapat dan tidak dapat disimpulkan.
Desain uji By-Band-Sleeve
Uji ini pragmatis, label terbuka, dan multisenter di 12 rumah sakit Inggris, melibatkan orang dewasa yang memenuhi kriteria nasional bedah metabolik dan bariatrik. Awalnya membandingkan dua kelompok, bypass Roux-en-Y dan gastric banding; sleeve gastrectomy ditambahkan sebagai kelompok ketiga 2,6 tahun setelah studi dimulai, ketika prosedur ini meluas di Inggris.
Antara 2013 dan 2019, 1351 orang diacak dan 1346 dimasukkan dalam laporan; rerata BMI 46,4 kg/m2 dan 76% perempuan. Sebanyak 88% akhirnya dioperasi. Dua luaran utama pada 3 tahun adalah proporsi yang mencapai penurunan kelebihan berat badan minimal 50% dan kualitas hidup menurut skor EQ-5D.
Bypass lambung, sleeve, atau banding: hasilnya
Pada 3 tahun, penurunan kelebihan berat badan minimal 50% dicapai oleh 68% kelompok bypass, 41% kelompok sleeve, dan 25% kelompok banding. Rerata skor EQ-5D adalah 0,72 setelah bypass, 0,68 setelah sleeve, dan 0,62 setelah banding.
Tercatat 1651 kejadian tidak diinginkan setelah operasi: 6,0 per tahun setelah bypass, 5,7 setelah sleeve, dan 4,6 setelah banding. Ada 11 kematian hingga 3 tahun: satu terkait operasi, pada kelompok banding selama rawat inap bedah, dan sepuluh tidak terkait operasi. Dalam analisis ekonomi, bypass lambung adalah pilihan paling hemat biaya.
Kesimpulan para peneliti
Para penulis menyimpulkan bahwa bypass dan sleeve lebih efektif daripada banding, dan sleeve memberi penurunan berat badan lebih kecil serta rerata kualitas hidup lebih rendah dibanding bypass. Karena itu mereka merekomendasikan agar pasien yang memilih bedah bariatrik disarankan menjalani bypass lambung, dengan sleeve ditawarkan bila bypass dikontraindikasikan atau tidak memungkinkan. Menurut mereka, bukti tidak mendukung gastric banding sebagai terapi standar obesitas berat. Uji ini didanai NIHR Inggris.
Hal yang perlu diperhatikan
Hasil ini penting karena berasal dari pengacakan, bukan perbandingan pasien yang dipilih untuk operasi berbeda. Ada keterbatasan: uji label terbuka; kelompok sleeve ditambahkan belakangan sehingga lebih kecil; tidak semua peserta yang diacak dioperasi; dan hasilnya pada 3 tahun. Pilihan operasi juga bergantung pada gejala refluks, komorbid, preferensi pasien, dan pengalaman tim, yang tidak sepenuhnya tercermin dalam rata-rata uji.
Artikel ini bersifat edukasi umum bagi tenaga kesehatan dan bukan nasihat medis. Pilihan prosedur ditentukan pasien bersama tim multidisiplin.
Sumber: - By-Band-Sleeve Collaborative Group. Roux-en-Y gastric bypass, adjustable gastric banding, or sleeve gastrectomy for severe obesity (By-Band-Sleeve): a multicentre, open label, three-group, randomised controlled trial. Lancet Diabetes Endocrinol 2025;13(5):410-426 (doi:10.1016/S2213-8587(25)00025-7) - Full text, open access (CC BY 4.0)00025-7)